<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883</id><updated>2012-01-15T10:15:53.134-08:00</updated><title type='text'>such_cex</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-370841000112270500</id><published>2012-01-12T00:17:00.000-08:00</published><updated>2012-01-12T00:17:01.173-08:00</updated><title type='text'>Resep Sukses Industri Makanan Blue Ocean</title><content type='html'>Waaahh.. Sepertinya udah lama banget nih, blognya gak diurus. Pas di cek, ternyata tulisan terakhir di tahun 2010. (berarti udah hampir 2 tahun nih blognya terbengkalai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mumpung lagi pengen nulis nih, daripada stress mikirin Skripshit yang belom jadi-jadi dan terinspirasi dari Marisa Haque yang ternyata suka nulis di Blogspot juga, makanya gw sekarang pengen cerita. tapi ceritanya bukan tentang perang keluarga yang didasari rasa cemburu yang udah lama.&lt;br /&gt;Hari ini gw pengen cerita tentang industri makanan.&lt;br /&gt;Mungkin kalian bakalan berfikir kalo gw sok-sok'an jadi pengamat makanan nih. atau lagi kepikiran pengen jadi pengamat kayak si Bondan Winarno itu. yang kerjaannya cuma nyicipi makanan aja terus.&lt;br /&gt;Tapi enggaklah. Gw cuma pengen curhat berdasarkan pengalaman yang gw alamin.&lt;br /&gt;Langsung aja yachhh.. (Rada Alay)&lt;br /&gt;Nurut kalian, kalo kita pengen bikin usaha dibidang Makanan itu hal utama yang kita tawarkan kepada konsumen itu seperti apa ya??&lt;br /&gt;apakaha tempatnya yang harus mewah (Cozy gitu) ataukah rasanya yang super sedap.&lt;br /&gt;Kalo nurut Gw sih, lo gak perlu bikin usaha dengan menghabiskan interior yang mahal agar orang sering berkunjung (Soalnya udah banyak yg bikin gituan) ataupun lo harus belajar susah payah biar makanan yang lo tawarin itu enak rasanya. Cukup dengan pelayanan yang memuaskan dan memilih segmentasi yang tepat, gw pikir itu sudah cukup.&lt;br /&gt;Lo masih gak percaya nih???&lt;br /&gt;Kalo mau liat buktinya, sok kalian makan di Nasi Goreng Pelet Keraton yang ada di Gerlong tengah. Chefnya itu biasa kita panggil dengan nama Bang Blur.&lt;br /&gt;Buat mahasiswa yang ngekos diwilayah sana, mungkin dya udah familiar banget tuh.&lt;br /&gt;Kalian bakal ngerasain gimana lamanya dya masakin pesanan kita.&lt;br /&gt;itu bukan karena si Blurnya itu masaknya rada lama tapi karena pesanannya banyak banget.&lt;br /&gt;gw aja kalo mo kesana sebenarnya rada mikir gitu soalnya pesanan kita minimal  setengah jam baru jadi. padahal perut udah keburu keroncongan.&lt;br /&gt;Padahal rasa nasi gorengnya ataupun tempatnya itu biasa aja loh. Gak ada sedikitpun istimewanya seperti capcay yang ada di deket KPAD itu,&lt;br /&gt;hal itu dikarenakan blurnya itu orangnya asik aja. Walaupun dya gak sekolah di Jurusan manajemen Bisnis, tapi dya tau banget kalo kepuasan pelanggan adalah hal yang nomer satu. Tiap kali ketemu sama pelanggannya dya bakalan ngajakin ngobrol, walaupun gw tau dya lagi ada masalah sama keluarganya (Dya pernah cerita). Demi pelanggan dya juga rela buat nganterin makanan yang jauhnya hampir 15 menit kalo jalan. Jadi,cukup jelaskan kenapa orang pada seneng. Apalagi kalo lagi hujan gitu, Bbbeuuuhh.. Lamanya minta ampun dah.&lt;br /&gt;makanya banyak banget lah orang yang mesen makanan sama dya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Intinya kalo kalian pengen bikin usaha dibidang makanan, lo cukup memiliki pelayanan yang memuaskan Insya Allah bakalan rame dah. tapi rasa juga harus sedikit memuaskan ya. &lt;br /&gt;Gitu aja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-370841000112270500?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/370841000112270500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2012/01/resep-sukses-industri-makanan-blue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/370841000112270500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/370841000112270500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2012/01/resep-sukses-industri-makanan-blue.html' title='Resep Sukses Industri Makanan Blue Ocean'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-6728828148833901823</id><published>2010-11-09T06:46:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T06:46:14.391-08:00</updated><title type='text'>Arti sebuah kepercayaan</title><content type='html'>Hari ini aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. kemarin ada teman yang mau menawarkan Black Berry kepadaku. harganya sangat murah dikarenakan barang tersebut merupakan barang Black Market. mungkin karena sudah lama bergaul dengannya maka aku sangat mempercayai teman tersebut. dan kebetulan juga ada seorang sepupu yang minta dicarikan BB murah maka aku langsung menawarkannnya. namun kenyataannya dalam 4 jam semua hal bisa berubah. temanku tersebut membatalkan perjanjiannya dengan alasan yang tidak logis dan hal ini tidak sesuai dengan kenyataan. karena hal itu aku kehilangan kepercayaan dari seorang sepupu. &lt;br /&gt;dari sini aku mendapatkan pelajaran bahwa Kepercayaan itu sangat penting dan jangan mudah untuk mempercayai kata-kata orang.  walaupun aku sangat kecewa namun hal kembali menyadarkanku untuk bisa menjaga kepercayaan orang lain karena tanpa kepercayaan, musthahil bisnis kita akan sukses.&lt;br /&gt;selain itu, janganlah kita tergesa-gesa untuk menawarkan barang yang belum jelas kepastiannya. memang dalam bisnis kita harus bertindak cepat namun janganlah terburu-buru. karena hal ini dapat merugikan diri kita sendiri serta hal ini dapat membuat kita kehilangan kepercayaan dari orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-6728828148833901823?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/6728828148833901823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/11/arti-sebuah-kepercayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6728828148833901823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6728828148833901823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/11/arti-sebuah-kepercayaan.html' title='Arti sebuah kepercayaan'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-3249378323002851547</id><published>2010-02-25T09:47:00.000-08:00</published><updated>2010-02-25T09:48:17.812-08:00</updated><title type='text'>Kritikan buat sang jawara telekomunikasi (Telkom Tbk)</title><content type='html'>“Hingga kini Telkom masih menguasai pangsa pasar industry telekomunikasi Indonesia. Namun tak mau terlena, Telkom pun melakukan perubahan arah bisnis besar-besaran memasuki era new wave dengan mengubah arah bisnisnya dari bisnis infocom menjadi : Telecomincation, Information, Multimedia dan Edutainment (TIME)&lt;br /&gt;Telkom selama 9 bulan pertama 2009 membukukan pendapatan usaha senilai Rp. 47,11 triliun dengan EBITDA Rp. 28,13 triliun. Jumlah pelanggan Telkom : 8,7 juta fixed line, 14,9 juta fixed wireless acces dan 79,8 juta seluler.&lt;br /&gt;Sementara itu Singtel mencatat pendapatan usaha S$ 4,103 miliar diperiode yang samadengan EBITA S$1,149 juta dan 280,3 juta pelanggan.”&lt;br /&gt;(SWA, No. 02/XXVI/21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dari data diatas, berbagai pertanyaan berkecamuk didalam kepala saya. Apa sih sebenarnya yang salah dengan perusahaan nomor wahid dinegeri ini sehingga bisa dikalahkan oleh perusahaan dari singapura (yang kita ketahui bahwa luas wilayahnya saja hanya seluas sebuah kota di Indonesia, sedangkan ada beratus-ratus kota kecil di Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mungkin Telkom perlu belajar banyak dari industry Telekomunikasi di Negara  Singa. Tidak hanya itu mungkin sang CEO kita ini (Rinaldi Firmansyah) juga perlu menuntut ilmu secara langsung kepada CEO Intel terdahulu (Paul Ottellini) yang melakukan perubahan besar terhadap perusahaan Intel.&lt;br /&gt;Mengapa saya berpendapat seperti itu?&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui saat ini Telkom sudah berumur 132 tahun, bandingkan saja dengan Singtel. Negara ini saja baru merdeka dalam setengah abad ini tapi mengapa perusahaan telekomunikasinya bisa sebesar itu sehingga bisa masuk dalam jajaran perusahaan yang msuk dalam daftar Fortune 500. Saat ini kita sudah jauh ketinggalan dari Negara tetangga, padahal dulunya mereka juga banyak belajar dari Negara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang awam, saya melihat banyak kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi milik Negara ini. Pertama, system monopoli yang dilakukan oleh perusahaan ini membuat Telkom tidak memiliki inovasi dan saat ini Telkom seperti kelabakan menghadapi persaingan dengan perusahaaan telekomunikasi swasta yang ada. Untunganya saja perusaahaan ini masih dimiliki oleh Negara sehingga walaupun monopoli sudah tidak diberlakukan lagi tetapi pengawasan ketat yang dilakukan oleh pemerintah masih melindungi Telkom untuk lebih berkembang lagi. Kedua, jumlah karyawan yang sedemikian banyak membuat perusahaan ini tidak efektif lagi padahal seharusnya jumlah karyawan tsb harus dirampingkan lagi jika ingin lebih berkembang. Tetapi nyatanya, dengan dalih melindungi karyawan dari pengangguran, Telkom tidak berani mengambil keputusan untuk melakukan PHK terhadap karyawan yang sebgian besar membuat Telkom tidak efisien. Ketiga, dalam perekrutan karyawan baru Telkom hanya mengandalkan sisa-sisa sarjana dari beberapa institusi ternama dinegeri ini. Lulusan-lusan terbaik kebanyakan sudah dicaplok oleh perusahaan terkemuka lainnya. Padahal jika saja Telkom memiliki sebuah unit usaha head Hunter mungkin Telkom saat ini bisa melakuka suatu inovasi luar biasa yang bisa memajukan perusahaan ini dikarenakan memiliki SDM yang handal. Keempat, Telkom hanya melihat peluang dari luar saja padahal dalam negeri ini masih banyak peluang yang sebenarnya bisa digarap oleh Telkom untuk memperbesar pendapatan mereka. Misalkan saja daerah-daerah yang sekarang sudah berkembang tetapi Telkom masih saja menganggap hal itu terlalu beresiko karena biaya yang terlalu besar untuk menggarapnya. Padahal jika saja ceruk pasar ini bisa dimanfaatkan oleh Telkom, sangat besar peluang Telkom utnuk menjadi sebuah perusahaan yang masuk dalam daftar perusahaan fortune 500. Pada saat perusahaan lain menganggap ceruk pasar ini menguntungkan, Telkom menganggap ini merugikan dan terlalu beresiko. &lt;br /&gt;Oleh karenanya, sudah saatnya Telkom belajar dari kesalahan masa lalu jika ingin memperbaiki diri sehingga kedepannya perusahaan ini bisa mengharumkan nama bangsa ini dimata dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-3249378323002851547?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/3249378323002851547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/02/kritikan-buat-sang-jawara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/3249378323002851547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/3249378323002851547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/02/kritikan-buat-sang-jawara.html' title='Kritikan buat sang jawara telekomunikasi (Telkom Tbk)'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-5010687275094899187</id><published>2010-02-25T09:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-25T09:46:05.523-08:00</updated><title type='text'>Memasarkan pariwisata daerah</title><content type='html'>Ketika sedang melapaskan rasa lelah dengan tugas dan berbagai aktivitas yang padat, pada saat senggang dimalam hari saya sering menyempatkan diri untuk  menonton FTV di SCTV. Mungkin saya terlalu banyak bermimpi dan iri ketika melihat para pemainyya yang berperan sebagai seorang Eksekutif Muda dan memiliki banyak penggemar wanita disampingnya. Tapi ya sudahlah. Semoga saja suatu saat impian itu tercapai!!! Amin…&lt;br /&gt;Namun, jikalau kita melihat dengan seksama sinetron tersebut, akhir-akhir ini begitu banyak promosi marketing yang dilakukan oleh pemerintah-pemerintah daerah yang sedang memasarkan daerahnya agar menarik pemirsanya untuk datang dan berkunjung kedaerahnya. Para pejabat didaerah tersebut rela menggelontorkan dana yang besar agar syuting sinetron tersebut dilakukan didaerahnya. Mungkin Para pejabat tersebut belajar dari pengalaman pemerintah daerah provinsi Bangka Belitung yang mana, saat ini jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bangka Belitung mengalami peningkatan yang sangat pesat sejak  Film Laskar Pelangi laku di Pasaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun disisi marketing, saya menilai bahwa sebagian marketing yang dilakukan oleh pejabat pemerintah tersebut tidak berhasil untuk mencapai target yag ingin dicapai. Mereka hanya menghabiskan uang yang sia-sia (Lebih baik dana tersebut mereka gunakan untuk membantu sektor UKM didaerahnya). Disisi lain, sebagian marketing yang dilakukan oleh pemerintah daerah lain lumayan berhasil walaupun hal tersebut tidak membawa dampak yang besar bagi kemajuan industri pariwiwisatanya, tapi lumayanalah (paling gak uangnya tidak sia-sia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang salah sih dengan kegiatan marketing pemerintah daerah yang tidak berjalan efektif tersebut??&lt;br /&gt;Menurut pandangan saya, tidak ada keunikan tersendiri dalam kegiatan marketing tersebut. Salah satu contohnya adalah kota bau-bau. Dalam salah satu film tersebut diceritakan bahwa ada mitos jika datang ke salah satu pantainya dengan berduaan(bersama pasangannya) maka cintanya akan abadi (Mitos yang sama sepereti Situ Patengan dibandung). Dalam buku marketing pun, disebutkan bahwa dalam kegiatan marketing kita harus melakukan Diferentiation (Hal yang berbeda dengan pesaingnya). Oleh karena itu, jika kita ingin sukses memasarkan daerah agar menarik untuk dikunjungi maka ada hal yang harus dibedakan dengan daerah lain yang sudah dulu menjadi daerah wisata. Orangpun akan lebih memilih mengunjungi tempat wisata yang sudah dikenal serta lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Ngapain juga repot-repot pergi jauh-jauh hanya untuk menikmati wisata yang biasan lagian juga tempat tersebut tidak ada daya tariknya sama sekali.. Mendingan juga mereka mengunjungi daerah terdekat ataupun daerah yang sudah terkenal memiliki objek wisata yang bagus.&lt;br /&gt;Oleh karenanya, saran saya kepada pemerintah daerah yang sekarang lagi gencar-gencarnya melakukan promosi untuk menarik wisatawan berkunjung kedaerahnya, maka kita harus menciptakan sebuah diferensisasi. Misalkan saja dengan  menciptakan sebuah mitos yang membuat orang tertantang untuk mengunjunginya atau ada hal yang ditonjolkan oleh daerah tersebut dan tidak dimilki oleh daerah lainnya sehingga membuat orang tertarik untuk mengunjunginya paling tidak, ketika mereka melewati daerah tersebut mereka bisa mampir sejenak untuk melihat atau pun berjalan-jalan dikota tsb. Namun, alangkah lebih baiknya jika pemerintah daerah setempat juga memperbaiki atau membenahi daerahnya. Kalau saja suatu saat daerah tsb ramai dikunjungi, warga setempat juga sudah siap untuk menajmu para wisatawan. Misalkan saja sebuah pasar khusus yang melayani souvenir ataupun oleh-oleh khas daerah nya.&lt;br /&gt;dan yang terakhir, promosi yang efektif utnuk memasarkan suatu daerah menurut pandangan saya adalah dengan melakukan kerjasama dengan industry transportasi yang ada diwilayah tsb misalkan saja membuat sebuah iklan berjalan yang dilakukan dengan memasang foto objek menarik suatu daerah di mobil yang daerah operasionalnya adalah antar provinsi. Hal ini mungkin cukup efektif seperti yang dilakuka oleh Cipaganti tour dan travel untuk memasarkan objek wisata yang ada dikota bandung dan sekitarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-5010687275094899187?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/5010687275094899187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/02/memasarkan-pariwisata-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/5010687275094899187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/5010687275094899187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2010/02/memasarkan-pariwisata-daerah.html' title='Memasarkan pariwisata daerah'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-6757759327386521114</id><published>2009-09-02T01:13:00.001-07:00</published><updated>2009-09-02T01:13:37.446-07:00</updated><title type='text'>1O Langkah awal memulai bisnis baru</title><content type='html'>Memulai sebuah bisnis, tidak mudah seperti yang kita bayangkan. Banyak hal yang harus kita perhatikan, butuh persiapan yang matang, atau seperti di katakan Robert Spiegel, Penulis buku The Shoestring Entrepreneur’s Guide to the best Home-based businesses, Bahwa mempersiapkan sebuah bisnis tak ubahnya menyerut ujung pensil. Aktifitas bisnis Anda tentu bukan hanya pada seruncing apa ujung pensil Anda, tapi bagaimana Anda menggunakan pensil yang runcing itu Untuk kesuksesan bisnis Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda akan segera memulai bisnis baru dan mengalami kondisi yang seperti itu, Ikuti 10 langkah yang di tuturkan oleh Robert Spiegel yang perlu Anda ingat dan lakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah List Kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempelkan di tempat yang selalu terlihat oleh Anda. Beri tanda dan warna yang menarik perhatian. List itu merupakan ” Kompas” pemandu Anda untuk merintis bisnis Anda berjalan dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Segeralah Melangkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tirulah bagaimana bayi belajar berjalan, jatuh bangun, tanpa perna menyerah dengan langkah-langkah kecilnya. Seperti itu pula seharusnya Anda ketika memulai sebuah bisnis. Meski sedikit, pendek, dan kecil, segeralah melangkah. Realisasikan list kerja Anda, Fokuslah, karena itu akan memperkecil rasa takut dan keasingan yang Anda alami. Keragu-raguan hanya hilang oleh tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan Pelanggan atau Klien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda belum mempunyai pelanggan atau klien, Anda belum bisa dikatakan punya bisnis, jadi dapatkan pelanggan atau klien pertama Anda untuk memulai bisnis baru Anda. Layani, rawat, dan puaskan pelanggan pertama Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakan kesempurnaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mungkin Anda mengharapkan segal sesuatu berjalan sempurna ketika awal-awal merintis bisnis baru Anda. Pasti ada saja masalah dan rintangan yang akan Anda hadapi. Tapi tidak apa, itu biasa dan sangat wajar. Di sini, sikap realistis dan kesabarn Anda akan sangat di butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah Karyawan Pekerja Keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat penting di awal-awal memulai usaha baru, Anda di kelilingi oleh orang-orang yang semangat dan pekerja keras. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang penuh gairah sehingga semakin menambah amunisi kerja bisnis Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicaralah Sesuai Bisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisikan diri Anda dalam dunia bisnis dan sebagai pebisnis. Ganti dan pilihlah kata dan bahasa Anda dalam kehidupan sehari-hari. Bicarakan perusahaan Anda sebagai bisnis, bukan tentang sebuah bisnis. Yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda sedang menlankan sebuah bisnis. Sebab, kalau Anda sendiri tidak yakin dengan bisnis Anda, bagaimana Anda bisa mengharapkan orang lain yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargai Diri Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua menyukai penghargaan. Ini saatnya untuk jujur pada diri sendiri, setiap minggu sekali, tanyakan pada diri Anda, apakah Anda sudah melakukan sesuatu yang layak untuk di hargai ? Sesuatu yang nyata berpengaruh terhadap kemajuan bisnis Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan Semuanya Accountable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukan rkan bisnis, Organisasi atau pemilik usaha lain yang bisa, langsung ataupun tidak langsung, mengawasi bisnis baru Anda. Langkah ini penting agar Anda selalu terdorong untuk melakukan langkah-langkah serius yang bisa di pertanggung jawabkan. Langkah ini juga membuat Andaselalu berada di jalur tujuan bisnis Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antisipasi perkembangan Zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan kalau bisnis Anda tidak ketinggal Zaman. Itulah mengapa Anda di sarankan tidak lama-lama menghabiskan waktu Anda untuk meruncingkan ujung pensil Anda. Sebab yang penting adalah melakukan sesuatu untuk bisnis Anda. Di sini Anda harus peka terhadap perkembangan Zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Mimpi Anda  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bisnis Anda mulai berjalan, jangan takut untuk keluar di zona kenyamanan Anda. Katakan kepada diri Anda, : Sekarang saya sudah punya bisnis sendiri. Saatnya membesarkan bisnis saya”. Merubah tujuan menciptakan mimpi brau Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-6757759327386521114?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/6757759327386521114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/1o-langkah-awal-memulai-bisnis-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6757759327386521114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6757759327386521114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/1o-langkah-awal-memulai-bisnis-baru.html' title='1O Langkah awal memulai bisnis baru'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-2220701560153356366</id><published>2009-09-02T01:11:00.001-07:00</published><updated>2009-09-02T01:11:49.509-07:00</updated><title type='text'>7 kiat orang sukses</title><content type='html'>Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan. Itulah kira-kira kesimpulan dari penelitian selama 40 tahun terhadap orang-orang sukses. Yang dicoba ditemukan dari mereka adalah bagaimana dan mengapa mereka tergerak untuk menjadi teratas di bidang masing-masing, dari olah raga, pendidikan, hingga pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses? Berikut ada tujuh hal yang dilakukan mereka dalam meraih sukses:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang sukses mau mengambil risiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko&lt;br /&gt;untuk meraih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tenis atau lapangan golf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-2220701560153356366?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/2220701560153356366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/7-kiat-orang-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/2220701560153356366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/2220701560153356366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/7-kiat-orang-sukses.html' title='7 kiat orang sukses'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-3418889899980254266</id><published>2009-09-02T01:10:00.001-07:00</published><updated>2009-09-02T01:10:55.729-07:00</updated><title type='text'>memulai wirausaha</title><content type='html'>Benarkah wirausaha itu menarik? menantang? oleh sebagian besar masyarakat Indonesia memulai wirausaha dianggap sebagai sesuatu yang ‘menakutkan’ dan penuh resiko. penyakit ‘jangan-jangan’ menghinggapi fikiran kita dengan kuat, jangan-jangan entar rugi, jangan-jangan entar tidak ada pembeli, serta jangan-jangan lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebuah milis diadakan kuis oleh bang tomas, salah satu item pertanyaan adalah: Kenapa lo gak mau buka usaha sendiri dengan branded sendiri/franchise mungkin? dari pertanyaan tersebut hampir semua jawaban menginginkan buka usaha sendiri, sayangnya banyak sekali alasan yang diungkapkan sehingga usaha belum juga dimulai. saya ambilkan sebagian mungkin anda mirip dengan jawaban ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum merasa punya kapasitas cukup untuk hal ini, secara sebagai anak IF yang tidak dapat pelajaran jadi enterpreneur secara resmi dari kampus (anak TI dapat tuh, kayaknya). Contoh paling gampang aja yah… gimana sih itung”an untuk membuat software, apakah itu berbasis web, desktop. kita tidak pernah dikasih tahu apa itu man-day, man-hour, kisaran tarif nya dan lain-lain lah… (atau mungkin mata kuliahnya ada, tapi gw ga ngambil — cmiiw)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana kedepannya seperti itu. Lebih seru lagi pasti jadi bos sendiri di perusahaan sendiri. Doakan saya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;weee..tentu saja bikin usaha sendiri lebih maknyusss..tp modal perlu bung! so nabung dl lah…lumayan klo bisa ama suami…bikin dinasti sendiri..ehhehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan gak mas, tapi belum. Tunggu saja tanggal mainnya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wedew…mauuuuuuu bngt, ini khayalan dan cita-cita paling tinggi skrng ini. Cuma masih bingung mau mulai darimana, betul kata yang laen…secara kita di IF gak di ajarin ttg dunia bisnis (apa gw yg sring bolos jd gak tau yak?) jd gak ngerti, so paling skrng ini usaha ngumpulin pundi-pundi logam buat modal usaha nya dulu. So, klo ada yg bisa share ttg buka usaha sendiri will be very welcome…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak banget apa yang menjadi penyebab belum memulai wirasaha. berikut ada langkah-langkah dalam memelai wirausaha:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengenali peluang usaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengenali peluang usaha ini, ngak harus keluar dana untuk ikut seminar peluang usaha, enterprenuer dan konco-konconya. cukup sedikan kopi yang nikmat sebagai teman kita melamun. kopi kurang baik untuk kesehatan, cukup air putih sama cemilan saja dah. hal yang penting untuk ini adalah informasi, dengan banyak informasi peluang anda untuk mengenali peluang usaha akan lebih mudah. menurut Shane, 2003. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh 2 hal, pertama pengalaman hidup, dengan pengalaman kita akan semakin banyak memperoleh informasi dan lebih tajam dalam menyaringnya menjadi data penunjang untuk memulai wirausaha. kedua adalah Hubungan sosial, point penting mendapatkan informasi adalah hubungan kita dengan orang lain. kalo kita takut untuk memulai wirausaha sendiri maka dengan hubungan sosial kita akan dapat partner, temen yang sevisi, se-ide sehingga akan saling menopang untuk berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa sumber peluang usaha :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan teknologi, dengan perubahan teknologi peluang usaha sangat luar biasa tercipta karenanya, terutama teknologi informasi komunikasi yang perubahanya sangat cepat. siapa yang tidak kenal google, yahoo, detik. itu semua dari perubahan teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan kebijaksanaan politik, saya contohkan tentang Pilkada, dengan adanya pilkada di setiap daerah maka percetakan, sablon kaos, bendera otomatis akan mendapatkan order yang lebih, bahkan saya baca ada ada yang tidak bisa memenuhi order tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosial demografi, contoh yang nyata adalah wilayah kampus, wilayah STT Telkom sangat kondusif untuk bisnis kos-kosan, warung makan. Beda tempat mungkin akan beda karakteristiknya, tinggal bagaimana ketajaman kita menganalisa sosial demografi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo untuk usaha yang sifatnya mengikuti tren memang harus lebih jeli melihat peluang tren apa yang sedang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Optimalisasi potensi diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menemukan peluang usaha yang tentunya cocok dengan potensi diri, kembangakan potensi diri ini. tentu akan menghasilkan sesuatu yang lebih kalo peluang usaha tersebut sesuai dengan potensi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;potensi apa saja yang kita miliki kita harus tahu minimal mendekatilah, jangan sampai kita tidak tahu apa potensi kita. Dari potensi yang kita miliki coba bandingkan dengan dunia luar, apakah ada peluang yang cocok dengan potensi saya, harusnya tentu ada tetapi bagaimana cara pandang kita terhadap peluang tersebut. semisal kita sudah menemukan peluang tersebut, analisa lebih dalam lagi apakah peluang tersebut sudah banyak yang mengambil, jika ya anda perlu bangdingkan kelebihan kompetitor dengan potensi anda. sehingga anda yakin akan menang dalam persaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruslah gali potensi yang ada pada diri anda, bergabunglah dengan komunitas yang sesui dengan anda!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Fokus dalam bidang usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 2 langkah terpenuhi, sekarang saatnya anda fokus dibidang usaha yang anda geluti, ada pepatah mengatakan rumput tetangga lebih hijau dari rumput kita, bener ngak sih pepatahnya :), tapi maksud dari pepatah itu ada benarnya disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perusahaan yang mulai pindah usahanya akhir-akhir ini atau buka divisi baru, ambil contoh Nokia yang dulu perusahaan ban berpindah ke mobile teknologi, Bakrie membuka divisi mobile teknologi, PLN membuka divisi teknologi serta banyak contoh lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini boleh dan wajar mungkin melihat rumput tetangga lebih hijau. karena pelaku bisnis diatas sudah save dengan posisinya, sehingga mau buka divisi baru, cabang baru bukan menjadi masalah bagi mereka. tapi kalo anda baru dalam proses memulai berwirausaha saya sarankan anda tetep harus fokus pada bidang anda. ingat modal anda terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berani memulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percuma 3 point diatas anda kumpulkan bahkan sampai analisa pasar, target pasar 5 tahun mendatang kalo tidak berani memulai. Dunia wirausaha memang dunia yang tadak pasti, berbeda dengan pegawai yang kebanyakan adalah pasti penghasilanya (red : pasti segitu-segitu  ) . maka diperlukan keberanian untuk memulai, dan tentunya pilihan ini akan ada resikonya. maka anda harus berani mengambil resiko tersebut! salah satu resiko wirausaha kedepan adalah kaya, anda jangan menolak resiko tesebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-3418889899980254266?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/3418889899980254266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/memulai-wirausaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/3418889899980254266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/3418889899980254266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/memulai-wirausaha.html' title='memulai wirausaha'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-6413900937162086415</id><published>2009-09-02T01:09:00.002-07:00</published><updated>2009-09-02T01:10:21.827-07:00</updated><title type='text'>Menggali Ide Bisnis</title><content type='html'>Titik awal keberhasilan seorang wirausahawan berawal dari penggalian ide bisnis. Banyak kisah para pebisnis yang konsisten menggeluti bisnis yang “tidak dianggap” sebelumnya, kini menjadi pebisnis sukses yang namanya diperhitungkan. Bagaimana kiat menggali ide bisnis ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggali ide bisnis bukanlah perkara yang gampang. Ketika seorang calon wirausahawan berpikir : saya akan berbisnis apa ? Saat itulah persoalan menggali ide bisnis mulai muncul. Belum lagi pertanyaan : apakah produk yang saya jual, akan menghasiklan uang ? Dan, pertanyaan selanjutnya : jasa apa yang akan ditawarkan yang bisa memberikan pendapatan yang lebih besar ?&lt;br /&gt;Secara teoritis, ide bisnis bisa digali dari apa yang bisa dilihat, didengar dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan pakar ekonomi telah membagi kebutuhan manusia menjadi berbagai jenis kebutuhan mulai yang bersifat primer, sekunder, sampai tertier. Ide bisnis bisa dipilih dari upaya pemenuhan kebutuhan manusia tersebut.&lt;br /&gt;Persoalannya, bagi mereka yang sama sekali belum pernah berbisnis, mencari ide-ide bisnis yang bisa memberikan penghasilan alternatif bukanlah perkara yang gampang, meskipun bukan hal yang mustahil untuk diperoleh. Diperlukan kemauan keras untuk memupuk jiwa kewirausahaan, mau belajar hal-hal baru, mau mencari peluang, berani mencoba formula bisnis, dan tentu saja belajar mengelola resiko.&lt;br /&gt;Memang, seringkali ide bisnis mengalir begitu saja ketika kita tidak siap menerimanya. Begitu juga sebaliknya, saat sedang dipikirkan dan digali, seringkali ide bisnis tidak datang-datang, bahkan sampai pikiran buntu pun, ide bisnis tidak terlintas sama sekali. Namun demikian, bukan berarti ide bisnis tidak bisa dipancing keluar.&lt;br /&gt;Beberapa langkah berikut ini, mudah-mudahan dapat membantu Anda untuk menemukan ide bisnis yang sesuai dengan karakter dan kesenangan Anda. Bagaimana pun, berbisnis yang sesuai dengan karakter Anda akan lebih menyenangkan, dibandingkan dengan berbisnis karena keterpaksaan.&lt;br /&gt;Belajar dari yang gagal. Tidak ada salahnya belajar bisnis dari yang gagal. Mengapa ? karena ada kemungkinan kita bisa memulainya dengan kesuksesan. Kegagalan bisnis yang dilakukan orang lain, merupakan pelajaran penting bagi Anda untuk mengoreksi jalan yang salah menjadi benar dan lebih baik lagi. Namun demikian, belajar dari yang sukses pun sangat dianjurkan, karena dengan demikian Anda telah belajar memulai sistem yang sudah terbukti berhasil.&lt;br /&gt;Baca informasi terbaru. Pada saat ini cukup banyak buku-buku yang diterbitkan mengenai kewirausahaan dan peluang usaha, sehingga Anda dengan leluasa bisa memilih, bisnis apa yang sesuai dengan Anda. Bahkan tabloid Peluang Usaha, yang secara rutin menyajikan informasi-informasi mengenai peluang bisnis bisa menyegarkan pikiran Anda untuk menggali ide-ide bisnis yang lebih segar dan lebih besar.&lt;br /&gt;Menemukan ide usaha. Dari informasi tersebut akan akan memperoleh banyak ide bisnis. Misalnya : melayani kebutuhan, menjual eceran, menjual penemuan, duplikasi usaha, menjual ketrampilan, usaha pelatihan, usaha keagenan, barang koleksi, buka kantor konsultan, bisnis MLM, membeli waralaba, membeli usaha prospektif, membeli usaha yang bangkrut, membuka kios, atau pun usaha bersama.&lt;br /&gt;Tentu saja, persoalannya tidak berhenti sampai di situ, karena setelah seorang wirausahawan bisa menangkap ide bisnis sebagai peluang bisnis yang bisa menghasilkan uang, maka ia harus bisa memperhitungkan berbagai aspek untung-rugi jika ide bisnis tersebut dijalankan. Termasuk resiko gagal – kemungkinan terburuk yang terjadi.&lt;br /&gt;Setidaknya, ada dua perspektif yang harus diperhatikan jika menangkap ide bisnis. Pertama, informasi yang berhasil dihimpun mengenai bisnis tersebut harus lengkap dan akurat. Lebih bagus lagi, apabila akurasinya sangat tepat, karena data dan informasi yang diperoleh sangat lengkap dan up to date. Hal ini penting, untuk meminimalisasi resiko gagal.&lt;br /&gt;Kedua, proses pengambilan yang cepat, tidak berarti keputusan yang terburu-buru, tetapi harus dicermati dengan pola pemikiran yang terbuka dan positif, dan juga perencanaan yang matang, dengan demikian pengambilan keputusan yang diambil pun bisa lebih sistematis dan terukur.&lt;br /&gt;Selamat datang menjadi wirausahawan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUSSINESS WISDOM : Anda dapat menggiring seekor kuda ke tempat air, tetapi Anda tidak dapat membuatnya minum. Tugas Anda, sebagai seorang pebisnis, adalah membuatnya haus. Itulah sebabnya Peter F Drucker mengatakan, “business is create a costumer”. Bisnis bukan semata-mata berusaha bagaimana membuat produk, akan tetapi bagaimana menciptakan pelanggan. (Indra Ismawan, penulis buku Easy Way To Build Your Own Business).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-6413900937162086415?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/6413900937162086415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/menggali-ide-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6413900937162086415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/6413900937162086415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/menggali-ide-bisnis.html' title='Menggali Ide Bisnis'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-7658586204654195349</id><published>2009-09-02T01:09:00.001-07:00</published><updated>2009-09-02T01:09:50.212-07:00</updated><title type='text'>Membuat Rencana Bisnis</title><content type='html'>Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam realitasnya tidak gampang menemukan ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, Anda tetap tidak akan bisa merealisasikannya dalam bisnis yang nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wirausahawan top yang kini namanya muncul di berbagai media bisnis, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berwirausaha tidak usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan.&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana, sehingga realisasinya memang nol besar. Kalau ini yang terjadi tentu anggapan di atas menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.&lt;br /&gt;Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana-rencana departemen atau divisi. Selain itu juga untuk memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan standar untuk mementukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.&lt;br /&gt;Dalam perspektif Philip Kotler, setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis. Yaitu : pembangkitan gagasan, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, dan komersialisasi.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Boleh saja ide yang diperoleh sangat brilliant dan luar biasa, tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal, terutama aspek ekonomis, teknis, dan masa depannya.&lt;br /&gt;Aspek ekonomis. Aspek ini mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit margin.Faktor ini sangat penting, karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis yang sesungguhnya. Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh, dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan operasional bisnis. Meskipun idenya luar biasa, tetapi kalau dalam perhitungannya merugi, ya buat apa ? Karena itu, Anda harus paham betul, bagaimana Anda menghasilkan income, dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.&lt;br /&gt;Aspek teknis. Aspek ini sangat penting untuk mengukur kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik. Apakah dengan modal yang ada, sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual ? bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya ? apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan usaha-usaha sejenis lainnya ? Suatu rencana bisnis yang baik, akan memberikan peluang yang lebih baik, sekaligis meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.&lt;br /&gt;Masa depan bisnis. Aspek ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis Anda. Jangan sampai, kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman, namun perencanaan yang diterapkan adalah untuk bisnis yang permanent. Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis. Belum lagi dengan harapan-harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan up to date. Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini ? Inilah aspek penting yang harus diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.&lt;br /&gt;Sekali lagi, Anda jangan percaya dengan saran yang berkata “lupakan rencana bisnis, cukup jalankan saja,” karena Anda bisa kejeblos ke hutan belantara bisnis yang serba tidak pasti. Lebih baik jika Anda menguji kelayakan rencana bisnis Anda kepada orang-orang yang lebih sukses dan lebih berpengalaman dalam bisnis, dan kemudian Anda menjadi sukses. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUSINESS WISDOM : Kunci penting menuju kesuksesan bisnis adalah dengan memahami kesuksesan bisnis dan menirunya. Tenggelamkan diri Anda dalam buku-buku dan majalah-majalah kewirausahaan serta bisnis. Lihatlah bagaimana para entrepreneur bekerja, perhatikan apa yang mereka katakan, dan tirulah. Tidak ada waktu untuk menemukan kembali roda bisnis. (Kevin Potts &amp; Steven Straus, konsultan bisnis terkemuka).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-7658586204654195349?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/7658586204654195349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/membuat-rencana-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/7658586204654195349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/7658586204654195349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/membuat-rencana-bisnis.html' title='Membuat Rencana Bisnis'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-120767906346725020</id><published>2009-09-02T01:01:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T01:09:07.912-07:00</updated><title type='text'>Belajar Bisnis Sambil Jalan</title><content type='html'>Untuk jadi pengusaha, kita tak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sependapat kalau ada yang mengatakan, bahwa untuk meraih sukses bisnis, kita bisa meniru sukses orang lain, apakah itu strateginya, atau pilihan usaha yang dilakukannya. Selain itu, saya ingin menambahkan, bahwa untuk kita bisa menjadi pengusaha, sesungguhnya tidak harus punya pengalaman bisnis yang mumpuni dulu. Logikanya adalah, kalau kita menunggu sampai punya pengalaman bisnis yang mumpuni, lantas kapan kita akan memulai usaha? &lt;br /&gt;Dari pengalaman saya sendiri, maupun pengalaman pengusaha Bob Sadino, juga pengalaman pengusaha-pengusaha lain, bahwa sesungguhnya pengalaman bisnis yang mumpuni itu bisa kita raih sambil menjalankan bisnis kita. Maka, jika kita ingin memulai usaha, ada baiknya jangan banyak dipikirkan atau pakai rencana yang muluk-muluk. Yakinlah, bahwa semua itu dalam bisnis bisa saja berubah, dan itu bisa kita tangani sambil jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, mungkin ketakutan kita sementara ini justru karena kita terlalu siap, terlalu banyak yang dipikir, bahkan terlalu takut dengan resiko bisnis. Padahal, menurut saya, dalam praktek bisnis, yang terjadi sesungguhnya banyak berbeda dengan apa yang pernah kita pikirkan. Sehingga tak mengherankan kalau kita kemudian banyak menemukan jalan keluar utnuk mengatasi semua kesulitan bisnis yang kita alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sesungguhnya tidak ada alasan untuk kita untuk tidak memulai usaha, karena alasan pengalaman bisnis kita terbatas. Katakanlah, dengan kita piawai menarik pelajaran dari setiap kejadian, saya yakin hal itu justru membuat kita tambah piawai dalam bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kalau kita lihat dilapangan,banyak usaha yang ternyata dimulai dengan modal nol. Misalnya, uang tidak punya, itu bisa diatasi dengan pinjam orang lain. Kemudian pengalaman bisnis tidak punya, bisa tanya pada orang lain. Bahkan ide pun tak punya, bisa pakai ide orang lain. Begitu juga tempat usaha yang tak ada, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya semua itu? Artinya, kita bisa lakukan dengan menggunakan "kepunyaan" orang lain. Justru dari keadaan semacam inilah, akan membuat kita mandapat banyak pelajaran dalam berbisnis. Pemikiran itu menurut saya hal yang paling penting untuk memulai bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, menurut saya, sesungguhnya belajar bisnis sambil jalan atau jalan sambil belajar, di dunia usaha itu sama saja, yang penting kita telah berusaha dengan memulai usaha. Menurut Bob Sadino dengan melangkah seperti itu, paling tidak kita sudah malangkah lebih maju dalam berbisnis. Kita tidak lagi hanya berjalan di tempat, yang berarti kita tidak kemana-mana atau tidak melakukan bisnis apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sukses karena saya melangkah. Bukan mengangan-angankan langkah", kata Bob Sadino yang memulai usaha dari nol. Tentu saya sependapat dengan Bob, yang kini memiliki banyak supermarket dalam grup Kem Chick's itu. Artinya, dengan melangkah, maka ada kemungkinan kita sukses, disamping ada pula kemungkinan gagal. Namun dengan tidak melangkah, maka kita tidak pernah akan sukses. Maka tidak ada salahnya, kita belajar bisnis sambil jalan.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-120767906346725020?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/120767906346725020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/belajar-bisnis-sambil-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/120767906346725020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/120767906346725020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/09/belajar-bisnis-sambil-jalan.html' title='Belajar Bisnis Sambil Jalan'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-7409072030289951166</id><published>2009-04-08T23:53:00.002-07:00</published><updated>2009-07-08T12:23:29.042-07:00</updated><title type='text'>Mengapa yang kaya Semakin Kaya</title><content type='html'>Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,&lt;br /&gt;dan yang miskin bablas miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya&lt;br /&gt;bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).&lt;br /&gt;Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang&lt;br /&gt;menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang&lt;br /&gt;disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian&lt;br /&gt;sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka&lt;br /&gt;bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,&lt;br /&gt;sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang&lt;br /&gt;menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang&lt;br /&gt;lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,&lt;br /&gt;komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang&lt;br /&gt;lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk&lt;br /&gt;kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,&lt;br /&gt;mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan&lt;br /&gt;seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang miskin bablas miskin ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,&lt;br /&gt;beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di&lt;br /&gt;restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang&lt;br /&gt;menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,&lt;br /&gt;Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook&lt;br /&gt;24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;klik disini : &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974"&gt;http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-7409072030289951166?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/7409072030289951166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/mengapa-yang-kaya-semakin-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/7409072030289951166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/7409072030289951166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/mengapa-yang-kaya-semakin-kaya.html' title='Mengapa yang kaya Semakin Kaya'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-1836215310183440344</id><published>2009-04-08T23:53:00.001-07:00</published><updated>2009-07-08T12:24:26.806-07:00</updated><title type='text'>Rencana Menjadi Kaya</title><content type='html'>Seberapa cepatkah anda menjadi kaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan&lt;br /&gt;arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai&lt;br /&gt;membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah&lt;br /&gt;mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar&lt;br /&gt;rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,&lt;br /&gt;mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya.&lt;br /&gt;Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan&lt;br /&gt;untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan&lt;br /&gt;sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja&lt;br /&gt;akan sulit sekali untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut&lt;br /&gt;yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang&lt;br /&gt;akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat&lt;br /&gt;atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter,&lt;br /&gt;pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.&lt;br /&gt;Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki&lt;br /&gt;“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka&lt;br /&gt;merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan&lt;br /&gt;rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan&lt;br /&gt;rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti&lt;br /&gt;yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan&lt;br /&gt;dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau&lt;br /&gt;berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti&lt;br /&gt;yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan&lt;br /&gt;kita mencapai impian tersebut, Let It Go!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama&lt;br /&gt;atau belajar kepada orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gunakan faktor kali atau leverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan :&lt;br /&gt;eBook 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin&lt;br /&gt;silahkan klik disini : &lt;a href="http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974"&gt;http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-1836215310183440344?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/1836215310183440344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/rencana-menjadi-kaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/1836215310183440344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/1836215310183440344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/rencana-menjadi-kaya.html' title='Rencana Menjadi Kaya'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-5909395377611168492</id><published>2009-04-08T23:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T12:25:16.625-07:00</updated><title type='text'>Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya</title><content type='html'>Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup&lt;br /&gt;dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;rata-rata eksekutif ibukota &amp;amp; Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan&lt;br /&gt;gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka&lt;br /&gt;harus mulai menjual asset atau berhutang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang&lt;br /&gt;10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki&lt;br /&gt;uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai&lt;br /&gt;penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki&lt;br /&gt;yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa&lt;br /&gt;besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih&lt;br /&gt;besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang&lt;br /&gt;masuk tanpa harus bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,&lt;br /&gt;tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson&lt;br /&gt;bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya&lt;br /&gt;adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya&lt;br /&gt;1,2 juta USD/tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan penting kali ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan&lt;br /&gt;gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive&lt;br /&gt;income lebih besar dari biaya hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan&lt;br /&gt;passive income lebih besar dari biaya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat passive income:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Royalti dari hak cipta&lt;br /&gt;- Rumah yang disewakan/ dikostkan&lt;br /&gt;- Saham-saham yang menghasilkan deviden&lt;br /&gt;- Reksadana&lt;br /&gt;- Usaha-usaha yang menghasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.&lt;br /&gt;Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook "24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"&lt;br /&gt;senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974"&gt;http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=5974&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-5909395377611168492?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/5909395377611168492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/5909395377611168492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/5909395377611168492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/04/rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh.html' title='Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6090130763675740883.post-76304954001237037</id><published>2009-01-16T04:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T04:27:48.515-08:00</updated><title type='text'>cara sukses</title><content type='html'>setiap orang pasti menginginkan sebuah kesuksesan tanpa terkecuali.&lt;br /&gt;tetapi,kadang-kadang orang tersebut gak tahu gimana caranya agar bisa sukses juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika kalian pengen tau cara sukses ala "such_cex" :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ikutin terus yach metode selanjutnya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-jangan ampe lupa loch!!!-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6090130763675740883-76304954001237037?l=such-cex.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://such-cex.blogspot.com/feeds/76304954001237037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/01/cara-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/76304954001237037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6090130763675740883/posts/default/76304954001237037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://such-cex.blogspot.com/2009/01/cara-sukses.html' title='cara sukses'/><author><name>elka</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00355762169261158368</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_tAUfglum8KQ/TCUSt8YxbMI/AAAAAAAAABw/WJ02-hBfpD8/S220/asli.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
